GIFTED (2017)

 

Dibintangi oleh: Chris Evans, McKenna Grace, Lindsay Duncan, Jenny Slate, Octavia Spencer, Keir O’Donnell, Glenn Plummer

Penulis: Tom Flynn

Sutradara: Marc Webb

Genre: Drama

Rating: PG-13.

Durasi: 98 menit

 

SPOILER ALERT!!!

 

“Can you tell me what 57 multiplied by 135 is?”

Bisa jawab pertanyaan itu nggak saat kamu masih kelas 1 SD? Kalo bisa, mestinya hidupmu bisa diangkat menjadi film. Mary Adler (McKenna Grace) bisa menjawabnya, and in my opinion, inilah hal pertama yang membuatku tertarik untuk melihat film ini. Film tentang kehidupan orang-orang yang jenius atau prodigies selalu menarik untuk disimak. Film-film seperti Powder (1995), A Beautiful Mind(2001), Pawn Sacrifice (2014) mengisahkan kehidupan orang-orang yang special yang seringkali berakhir tragis.

Yang menarik dan berbeda dari film-film sejenis adalah bagaimana karakter special itu bisa mendapatkan hidup yang normal sebagaimana anak seumuran dia. Frank Adler (Chris Evans) ingin keponakannya hidup sebagai seorang anak kecil yang bahagia sampai memaksakan dia untuk pergi ke sekolah umum yang tentu saja tidak sesuai dengan tingkat kecerdasan sang anak. Sang nenek akhirnya mengetahui keberadaan cucunya yang genius dan berusaha merebut hak asuh dari sang paman. Sang nenek Evelyn Adler (Lindsay Duncan) ingin cucunya meneruskan jalan hidup ibunya sebagai seorang mathematician yang dia harapkan menjadi orang yang penting dalam sejarah.

You’ll realize how important someone is, once they are gone.

Frank yang hanya bekerja memperbaiki kapal berusaha sebaik mungkin membahagiakan keponakannya. Karena hidupnya yang sederhana dia harus merelakan Mary pergi. Adegan perpisahan mereka begitu menyentuh. Acting McKenna Grace begitu terlihat nyata. Bakatnya mengingatkan pada sosok Dakota Fanning saat masih kecil. She’s the star of the film!

Film ini mengingatkan kita akan arti penting keluarga dan bagaimana kita seharusnya bahagia hanya dengan menjadi bagian dari sebuah keluarga. Film ini tidak akan bisa melampaui  pencapaian 500 Days of Summer (2009) yang bisa dipastikan sebagai film terbaik Marc Webb atau mungkin bahkan film drama terbaik menurutku. Tetapi bagaimana dia mencoba membuat melodrama yang unik ini tetap harus diapresiasi.

 

My verdict: 3.5 stars out of 5 stars.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s